"Ahlan wa sahlan on Hanyfa's Blog...!"

Kartini, Akankah Menangis Lagi?

.
1 komentar


“Kita harus membuat sejarah, kita mesti menentukan masa depan kita yang sesuai keperluan kita sebagai kaum wanita dan harus mendapat pendidikan yang cukup seperti halnya kaum laki-laki.”


Demikianlah sedikit kutipan kata yang pernah terlontar dari lisan seorang Kartini. Sosok wanita penuh mimpi yang terlahir beberapa abad yang lalu, dikala penjajahan masih dirasa negeri ini, kala wanita menjadi “babu-babu kompeni”. Ialah Kartini, pemudi Indonesia yang sungguh ingin memperjuangkan hak wanita dimasanya. Ketika banyak wanita lain hanya pasrah menjadi “perhiasan” pria, dinikmati dan dieksploitasi, ia salah satu yang berupaya merubah dunianya yang kelam menjadi bercahaya.

SETARA. Bisa jadi inilah satu kata yang mampu mewakili keinginan seorang Kartini kala itu. Sebagaimana sejarah mengatakan, bahwa di masa yang lalu wanita begitu terbatas ruang geraknya. Kerjanya hanya sebatas kasur, dapur dan sumur. Tak ada kesempatan mengenyam pendidikan, apalagi berpartisipasi dalam pemerintahan. Wanita hanyalah “alat pekerja dan pemuas” bagi pria. Beruntung Kartini lahir dari keluarga ningrat sehingga ia memiliki lebih banyak kesempatan untuk bisa lebih berkembang dari wanita kebanyakan. Namun hal ini tentunya tak cukup bagi beliau yang sungguh peduli terhadap nasib kaumnya yang kemudian menjadi alasan kuat baginya memperjuangkan hak-hak wanita.

Lanjutin bacanya ya...

Pucuk Nista

.
0 komentar



Maumu apa?
membusuk di dalam kotak sempit tiga kali tiga?
sehingga baunya menyeruak kemana-mana?
begitu?

aku lelah mengingatkanmu,
wahai manusia yang berada disana
aku lelah menyuruhmu berdiri
dengan dua kaki gagah yang kau miliki
aku lelah menyuruhmu berbicara
lantang dengan lisan tajam yg kau punya
aku lelah menyuruhmu berdoa
meski dalam hati pun,
sepertinya kau tak bisa

Maumu apa?
terdiam saja hingga kiamat tiba?
dengan mata kosong seakan tanpa nyawa?

Mungkin fikirmu tiada lagi berisi
tertutupi sarang lelaba
terkotori debu durjana
hingga hitam saja warnanya

Maumu apa?!
Muak aku melihatmu tertunduk bagai monyet mati
Bahkan mereka lebih baik daripadamu
darimu yang HATInya telah MATI

(aku lupa kapan menuliskannya)

Lanjutin bacanya ya...

Kembali ke Hadits 1 Lagi; NIAT

.
3 komentar



Assalamu'alaikum ikhwah fillah...

Dzolim ana rasakan kepada blog ini..
Terkapar dalam waktu yang lama tanpa ada update posting sekian lamanya...
Hiks... T_T
Maafkan aku ya my blog...

Entah kenapa memang semenjak masuk kuliah hingga sekarang, hampir setahun, passion untuk menulis itu lemaaaah banget. Nggak ada semangat kayak dulu untuk bisa post tulisan ane hampir tiap minggu. Kenapa ya??? Apa karena banyaknya agenda kuliah ya?? Atau karena apa??
Nggak tau deh, yang jelas selama setahunan ini ane fakum cleaner banget dari dunia tulis menulis dan blogging... How sad... 

Trus apa hubungannya ama judul yang diatas ono? *nengok ke atas sambil matanya muter-muter nyari judul
Ya tentunya ada lah, karena setiap aktifitas itu kan pasti pake niat dulu, ada tujuan, latar belakang, halaman pengesahan (kebanyakan bikin laporan begini nih jadinya), dan kembali lagi, yang pasti ada niat yang terselip di gigi dalam hatinya. Untuk apa menulis, untuk apa belajar, untuk apa kuliah, kalo niatnya salah bisa jadi rutinitas yang demikian bakalan bikin nggak enak badan... (*kasiannya) Beda kalo niat kita itu bener, lurus, sesuai dengan tujuan hidup, dan tidak melenceng dari ketentuan dan syariat Islam, walaupun banyak godaan dan cobaan pasti akan tetap terus istiqomah (aamiin...)

Nah sekarang balik lagi ke topik utama, masalah niat dan blogging. Ane kadang mikir, jangan-jangan dulu waktu mulai ngeblog niat ane salah lagi. Bukan karena untuk menyebarkan kebaikan, mengajak kepada kebenaran dan membasmi kejahatan (apaan sih nda), tapi (mungkin) hanya karena ingin dianggap hebat karena punya blog, dianggep pinter karena bisa nulis, dipuji orang, dsb (na'udzubillah, semoga tidak demikian). Kalo sampe beneran begitu, wajar aja deh kalo sama Allah disulitkan untuk bisa aktif ngeblog lagi, disulitkan juga untuk dapet inspirasi menulis, dsb. Begitu juga ane rasain dalam aktifitas-aktifitas lainnya. Banyak hal tak berjalan sesuai rencana, banyak agenda yang tercecer dan tak terlaksana, banyak pula kekecewaan yang ana hadirkan pada hati saudara-saudara ana. Pokoknya tahun ini worse banget lah dalam segala bidang. Kacau dah -_-'

Lanjutin bacanya ya...

puisi: Padamu yang Memberiku Cinta

.
4 komentar


Padamu yang Memberiku Cinta
Oleh: Nanda Hanyfa Maulida

Dimana lagi cinta tumbuh menawan indah, jika bukan darimu wahai sosok wanita yang berada di sana
Seringai kebahagiaan pernah terlukis, dulu, kala bibir kecilku lontarkan tangis indah untukmu
Tak ada isak, meski hancur tubuhmu, membawa kami selama itu
Dan kini, bahkan ku pun tak mampu ucapkan, cinta...

Kasih dan cinta yang kau berikan selama ini, mungkin tiada lagi kubisa balaskannya
Letih yang kau rasa hingga kini, mungkin tak lagi aku mampu menanggungnya
Siapa pula yang suruh kau begitu, tiada aku meminta, namun begitulah kau rela memberikannya
Tiada satupun insan yang memaksamu mencinta sepenuh jiwa, namun naluri hatimu menuntunmu tuk berikan segalanya

Tangis yang kau nyanyikan bersama hujan, tiada tahu berkat siapa
Doa yang kau titipkan pada angin malam itu, tiada pula yang tahu untuk siapa
Rindu yang kau utarakan pada sabit indah disana, tiada mengerti kepada siapa
Namun getaran itu disini terasa,
ketika tangis itu karenaku yang sakitimu, doa indah itu terlantun merdu untukku, serta rindu terekam dalam atas hadirku, bahkan amarah yang berkecamuk dalam diammu itu menjadi kasih yang menggebu,
aku rasakan itu, malaikatku
Karena murka dalam dirimu tak sebanding dengan luasnya cinta yang diradiasikan hatimu,
kepada kami, untuk kami...

Maafkan,
insan yang belum mampu berikan
cinta
seperti halnya engkau berikan seluruh hatimu
Maafkan,
diri yang terlalu sering sakitimu
sebabkan mengalirnya air matamu

Terimakasih,
atas hangatnya syurga dalam duniaku yang hina
atas untaian cinta yang tak pernah hilang dalam masa
atas sejuknya kata indah dalam doamu,
duhai malaikatku,
duhai...

Ibunda...



Lanjutin bacanya ya...

Puisi: Rindu dan Cintanya

.
0 komentar


Rounded Rectangle: ARindu dan Cintanya
Oleh: Nanda Hanyfa Maulida

Siapa lagi bidadari dunia
Yang tangannya lembut bagai sutera
Siapa lagi manusia teristimewa
Pembawa syurga selain ia
Siapa lagi yang faham betul arti cinta
Jika bukan insan yang merindu buah hatinya

Permata indah yang tersembahkan,
kala dulu, tangis mulai terdengar
Alunan cinta yang tertembangkan
Dalam masamasa yang lama terekam
Tak mampu jua sadarkan beberapa
insan dusta pembangkang kasihnya

Mungkin aku, dan kau masih tak tahu
Hingga kini cinta yang syahdu
Serta untaian indah puisi kasihnya,
Tersimpan luka dalam, menusuk jiwa
Namun tiada sendu, terlihat darinya

Mungkin angin pun tak rasakan
Kerinduan mendalam di hati terdalam
Pun awan yang ingatkan memori keindahan
Tangan-tangan kecil yang dahulu menyentuhnya pelan
Namun sekarang berganti kekerasan

Bulir itu mungkin sering jatuh dari relung kesepiannya
Desah rindu terbungkam dikelunya lisan
Tiada pernah terlontar harapan
Tiada pula sedikitpun hujan mengabarkan
namun dalam diam ia sematkan cinta
Yang tertitipkan dalam bait puisi doa

Untukmu yang tak pernah meminta
Padamu yang mungkin ingin bersua
Maafkan diri yang tak pernah tahu
Bahwa engkau begitu rindu, ibu




Lanjutin bacanya ya...

Umi...

.
1 komentar

Padamu aku tunjukkan, kawan
Sosok perempuan pengemban amanah Tuhan
Yang dari rahimnya lahir anak-anak luar biasa
Yang dengan tangannya tumbuh manusia berakhlak mulia
Yang dikakinya terdapat syurga
Yang Allah dan Rasul Ridho padanya

Kepadamu aku tunjukkan, kawan
Manusia tercantik di seluruh dunia
Yang penuh sabar menghadapi ujian dunia
Yang tiada pernah meminta balasan
Yang ikhlas dan tabah mentarbiyah anak-anaknya

Kepadamu aku tunjukkan, kawan
Wanita mulia yang dirindu syurga
Wanita yang tidak akan pernah kita mampu membalas jasanya
Wanita yang cintanya begitu tulus kepada kita
Wanita yang menjadikan diri ini begitu mencintainya, juga Robbnya
Wanita, yang menjadikan sholeh putra putrinya

Kepadamu aku tunjukkan, kawan
Sosok ibunda
Pembawa cinta Illahnya...

*di sejuknya pagi,
Hanyfa...
(teruntuk Umi tercinta, aku bangga padamu, dan aku akan tunjukkan pada dunia bahwa engkaulah umiku.. Love U...)

Lanjutin bacanya ya...

White Hole Kemungkinan Hadir di Alam Semesta

.
2 komentar

http://2.bp.blogspot.com/_omhQOjiWp6s/TTpxvQt_ZgI/AAAAAAAAAko/ar-flXsvHeU/s1600/500x_custom_1280856711880_white-hole.jpg
 Assalamu'alaikum warahmatullah kawan-kawan sedulur dan seperjuangan... hhehe...
Kaifa Haluqum? Semoga saja selalu dalam keadaan yang sehat wal afiat dunia akhirat, Aamiin... :D

Malem-malem, pas iseng-iseng browsing untuk nyari tugas tiba-tiba ana dapet sebuah artikel yang (menurut ana) amat sangat menaruk. About "White Hole" (Apaan tu white hole? Gw taunya black hole :D ) Berfikir demikian? Langsung cekidot aja dah ya biar gk penasaran... :)

Anda pernah mendengar black hole? Ia merupakan sebuah celah gelap di ruang angkasa yang menghisap seluruh benda yang ada di sekelilingnya dan melemparnya ke ruang ketiadaan. Kini sejumlah ilmuwan menyebutkan bahwa pernah ada bukti akan adanya lawan dari black hole.

Kebalikan dari black hole, white hole atau lubang putih tidak menghisap benda di sekeliling namun memuntahkan material yang berasal dari tempat antah berantah ke alam semesta kita.

Alam semesta kita sendiri merupakan tempat yang aneh, dan lubang hitam merupakan salah satu hal yang paling aneh yang hadir di dalamnya. Namun secara matematik, lubang hitam harusnya bisa dibalikkan, artinya, ada sesuatu yang memuntahkan material, tidak menghisapnya.

Dikutip dari Dvice, lubang putih beroperasi dengan modus yang berbeda dengan lubang hitam. Mereka mendadak muncul untuk masa waktu yang singkat. Mereka kemudian melontarkan sejumlah material ke alam semesta lalu mereka sendiri runtuh, membentuk lubang hitam dan kemudian tidak pernah tampak lagi.
Perilaku lubang putih seperti ini sangat sulit untuk diamati. Namun peneliti yakin bahwa mereka telah menemukan salah satu di antaranya.

Lanjutin bacanya ya...

Mari Bersiap!

.
3 komentar



Assalamu'alaikum warahmatullah...
Piye kabare rek? Apik? Alhamdulillah.. :D
Setelah beberapa pekan disibukkan dengan kegiatan kampus (ciieee... mahasiswa baru ni yee.. :D ) akhirnya bisa juga ana kembali menyambangi blog tercinta ini. Rasanya dari kemaren2 dah banyak yang mo dishare, tapi berhubung waktu yang ndak sempet, jadilah beberapa tema ndak jadi dipublikasikan.. hiks...
Tak apa lah, yang penting happy, hhehe... (apa sih, nggak nyambung)


Hmm... Pasti ni lagi pada sibuk-sibuknya mempersiapkan lebaran, beres-beres rumah, buat ketupat, ngerendang, ya kan? hhihihi... pengalaman banget ane ni kayaknya. Tapi memang begitu kan adanya? Mendekati lebaran, setiap rumah pasti disibukkan dengan berbagai persiapan menyambut hari kemenangan. Ya, kita semua menyebutnya "Hari Kemenangan". Namun satu hal yang mesti kita tanyakan pula pada diri kita, apakah kita akan benar-benar mendapatkan kemenangan itu? Ataukah ianya hanya menjadi kemenangan semu yang tidak mampu bertahan dari kembalinya iblis dan syetan dari belenggu?


Ketika Ramadhan, mudah bagi kita untuk menahan segala nafsu dan syahwat (ya iyalaah.. emang kewajibannya gitu), ketika Ramadhan, tilawah berlembar-lembar hingga ber juz-juz juga terasa ndak berat. Ketika Ramadhan, tidak pernah terlewat barang sekali-pun shalat lail (wong taraweh terus). Dan banyak ibadah lainnya yang sangat mudah dilakukan ketika Ramadhan. Tentu saja karena begitu banyaknya kemudahan dan pahala yang Allah janjikan kepada kita sehingga setiap orang berlomba-lomba memberikan amalan terbaiknya di bulan Ramadhan. Ditambah dengan dibelenggunya syetan dan iblis oleh Allah SWT, tentu saja semakin mempermudah kita menjalankan segala kebaikan (pengganggunya pada ngilang euy).  Trus, after Ramadhan, masihkah bisa mempertahankan amalan-amalan tersebut? Hmm...

Lanjutin bacanya ya...

15 Amalan untuk Mendatangkan Malaikat di Bulan Ramadhan

.
2 komentar


Bismillahirrahmanirrahiim...
Assalamu'alaikum akhi wa ukhti fillah rahimakumullah...
Apa kabarnya di hari ke 12 Ramadhan ini? 
Bagaimana puasanya? Ndak ada yang bolong kan?
Bagaimana tadarusnya? Sudah sampai juz berapa nih? Atau ada yang sudah beberapa kali mengkhatamkan Quran? (kebanyakan tanya nih! :D )
Bagaimanapun, semoga selalu meningkat ibadah kita dari hari ke hari ya... Aamiin...

Hmm... Kali ini ana mau share ilmu, yang mungkin agan-agan udah pernah tau, baca, denger, atau semacmnya. Yaa... itung-itung mengingatkan kembali, mereview ulang, dan mengingatkan pribadi an sendiri tentunya.. Semoga menjadi amal baik... Aamiin...

Di bulan Ramadhan ini tentu saja sayang sekali jika waktu dibiarkan hilang percuma begitu saja. Sayang bangeet.. kalo kita ndak dapat apa-apa setelah 30 hari berpuasa, ya nggak? Begitu banyak berkah dan maghfirah yang Allah berikan di bulan ini. Hanya orang-orang yang (afwan) bodoh dan sombong saja yang masih mengabaikan dan menganggap Ramadhan, serta puasa sebagai angin lalu dan hanya rutinitas tahunan belaka... Amat sangat rugi tu orang... Kasian kasian kasian... (ipin mode: on)

Bagi hamba Allah yang beriman, tentulah bulan ini akan digunakan sebagai ajang ber-fastabiqul khoirot, sarana berburu pahala sebanyak-banyaknya, dan bulan untuk memohon ampunan dan syafaat dari Allah SWT. Selain mampu memanfaatkan momentum luar biasa, kita pun bisa memanggil dan berkawan baik dengan para Malaikat yang telah dijamin syurga oleh Allah lho.. Dengan apa caranya? Sekurang-kurangnya, ada 15 amalan yang bisa mendatangkan malaikat jika kita melaksanakannya.

Lanjutin bacanya ya...

Sambut Ramadhan Dengan Cinta

.
4 komentar





Assalamu'alaikum warahmatullah....
Apa kabar sodara-sodara sekalian??
Baikkah? Semoga saja.. ^_^
Ndak terasa, setahun telah berlalu dari Ramadhan sebelumnya, ndak terasa Bulan Cinta telah kembali lagi dihadapan kita... (Horeee...)
Bagaimana perasaan sohib-sohib sekalian? Ana harap semangat cinta itu akan kembali merasuk kedalam jiwa ente-ente sekalian, dan tertuang ke dalam segala ibadah dan keseharian ant,, aamiin...

Ramadhan, bulan yang paling dinanti oleh para jiwa beriman, bulan yang paling ditunggu oleh para jiwa yang haus  syurga, bulan yang paling dirindu jiwa-jiwa pencinta, pencinta Allah, Azza wa Jalla. Sebuah nikmat yang luar biasa ketika Allah kembali mempertemukan kita dengan ramadhan, sebuah kesempatan yang tak bisa dan tak boleh disiakan ketika waktu dan usia masih sampai kepada Ramadhan, sebuah cinta yang luar biasa yang diberikan kepada kita dari sang Maha Cinta. Subhanallah... Kita mesti bersyukur atas nikmat yang tak terkira ini, betul? (hhehe...)

Setiap orang pastinya bahagia kalo' inget Ramadhan yang bentar lagi nongol ini. Mulai dari anak-anak sampe yang udah tua, artis sampe tukang minta-minta, ibu-ibu dan bapak-bapak, pkoknya setiap muslim (bahkan yang ndak muslim juga) di seantero dunia ini, pasti berbondong-bondong, berbahagia menyambut Ramadhan. Berkah yang Allah berikan luar biasa besarnya. Kalo' ada di antara kita yang nggak merasa seneng akan datangnya Ramadhan, mesti ditelisik lagi tu apa sebabnya. Soalnya, Nabi dan para sahabat saja merasakan kebahagiaan ketika Ramadhan menjelang, kenapa kita sebagai pengikutnya tidak mau ikut bergembira?

Lanjutin bacanya ya...
 

FEEDJIT Live Traffic Feed

Ada kesalahan di dalam gadget ini
{Hanyfa} is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com