"Ahlan wa sahlan on Hanyfa's Blog...!"
| More

Mari Bersiap!

.



Assalamu'alaikum warahmatullah...
Piye kabare rek? Apik? Alhamdulillah.. :D
Setelah beberapa pekan disibukkan dengan kegiatan kampus (ciieee... mahasiswa baru ni yee.. :D ) akhirnya bisa juga ana kembali menyambangi blog tercinta ini. Rasanya dari kemaren2 dah banyak yang mo dishare, tapi berhubung waktu yang ndak sempet, jadilah beberapa tema ndak jadi dipublikasikan.. hiks...
Tak apa lah, yang penting happy, hhehe... (apa sih, nggak nyambung)


Hmm... Pasti ni lagi pada sibuk-sibuknya mempersiapkan lebaran, beres-beres rumah, buat ketupat, ngerendang, ya kan? hhihihi... pengalaman banget ane ni kayaknya. Tapi memang begitu kan adanya? Mendekati lebaran, setiap rumah pasti disibukkan dengan berbagai persiapan menyambut hari kemenangan. Ya, kita semua menyebutnya "Hari Kemenangan". Namun satu hal yang mesti kita tanyakan pula pada diri kita, apakah kita akan benar-benar mendapatkan kemenangan itu? Ataukah ianya hanya menjadi kemenangan semu yang tidak mampu bertahan dari kembalinya iblis dan syetan dari belenggu?


Ketika Ramadhan, mudah bagi kita untuk menahan segala nafsu dan syahwat (ya iyalaah.. emang kewajibannya gitu), ketika Ramadhan, tilawah berlembar-lembar hingga ber juz-juz juga terasa ndak berat. Ketika Ramadhan, tidak pernah terlewat barang sekali-pun shalat lail (wong taraweh terus). Dan banyak ibadah lainnya yang sangat mudah dilakukan ketika Ramadhan. Tentu saja karena begitu banyaknya kemudahan dan pahala yang Allah janjikan kepada kita sehingga setiap orang berlomba-lomba memberikan amalan terbaiknya di bulan Ramadhan. Ditambah dengan dibelenggunya syetan dan iblis oleh Allah SWT, tentu saja semakin mempermudah kita menjalankan segala kebaikan (pengganggunya pada ngilang euy).  Trus, after Ramadhan, masihkah bisa mempertahankan amalan-amalan tersebut? Hmm...


Yang pasti, tentunya kita semua tahu tujuan utama Allah nyuruh kita berpuasa, "...Diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa". Sip... takwa tujuannya... Bagaimana takwa itu? Mudahnya ya melaksanakan segala perintah Allah, dan menjauhi setiap larangan yang dilarangNya. Bulan-bulan setelah Ramadhan lah yang nantinya akan menentukan lulus tidaknya kita dari gemblengan selama Ramadhan ini. Meningkatkah takwa kita? Meningkatkah keimanan kita? Disinilah perjuangan yang sebenarnya di mulai, disinilah peperangan yang sesungguhnya, karena musuh nya bertambah, ndak cuma hawa nafsu aja, tapi iblis dan syetan pun kembali membantu mengganggu kita.


Saudara, menurut ana menang tidaknya kita di bulan Ramadhan ini bukanlah dilihat dari full tidaknya puasa kita. Bukan dilihat dari berapa banyak kita mengkhatamkan Al Qur'an. Bukan dilihat dari berapa lama kita beri'tikaf di masjid. Namun kemenangan Ramadhan itu dilihat di sebelas bulan berikutnya. Masih mampukah kita bersabar atas segala nafsu dan syahwat? Masih banyakkah kita membaca Al Quran? Masih ajeg-kah qiyamul lail kita? Masih seringkah bangun malam untuk bersahur? Masih bisakah menahan amarah dan segala keburukan? Masihkah terus bershadaqah? Masihkah menegakkan sunnah Rasulullah? Dan masihkan mampu melaksanakan berbagai amalan lainnya? Ketika jawaban kita adalah tentu saja masih bisa, maka pantaslah predikat Sang Pemenang itu dilekatkan dalam diri kita. Dan tentu saja, kita mesti bersiap dari sekarang.


Saudaraku, bersiaplah! 
Karena sesungguhnya setelah kepergian Ramadhan ini akan banyak cobaan yang lebih besar.
Bersiaplah!
Karena syetan akan kembali menggoda kita dengan keindahan duniawi dan syahwat.
Bersiaplah!
Karena mungkin akan sulit bagi kita untuk beristiqomah dan memaksimalkan amalan kita tanpa Ramadhan.
Bersiaplah!
Karena penyakit hati dan ujub mungkin saja mendatangi kita dan membuat kita lupa dan sombong.
Bersiaplah!
Karena Allah akan menilai ketakwaan kita dan memantau keberhasilan kita setelah gemblengan Ramadhan...
Bersiaplah kawanku...
Karena sesungguhnya, kita tidak hanya hidup di bulan Ramadhan...
Kemenangan kita, akan diuji setelah Ramadhan...


Allahumma balighna Ramadhaan...
Allahumma balighna Ramadhaan...
Allahumma balighna Ramadhaan...
Izinkanlah kami untuk bertemu kembali dengan Ramadhan dan memperbaiki segala amalan yang masih belum maksimal...

Taqobalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa shiyamakum, waja'alana minal aidin wal faidziin...
Afwan lahir batin...

nb.
curhat ya...
ana sedih banget, tahun ini ndak bisa maksimal melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. Kegiatan ospek yang full dari pagi sampe sore bikin target-target ibadah ana jadi kacau balau. Dari subuh dah siap-siap berangkat ke kampus, pulang-pulang jam 5, kadang maghrib. Waktu malam badan capek bin pegel semua, tarawih pun ndak bisa jama'ah di masjid. Hiks... Ingin rasanya mengulang hari-hari yang lalu dan berusaha kembali mengisi Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya, namun apa daya ana hanya manusia yang ndak bisa membolak-balikkan masa. 

Dari kemarin air mata ini rasanya ndak mau berhenti membanjiri pipi ana, sediiiih rasanya karena tau tau Ramadhan dah mau pergi. Ya Allah... Padahal momen ini ndak bisa setiap bulan. Maluuu sama Allah, karena belum bisa meningkatkan amalan di Ramadhan tahun ini. Maluuu, karena mungkin tahun ini ndak lebih baik dari tahun kemarin. Hiks... Ndak bisa nyalahin kegiatan ospek juga sih, tapi ya gimana... Padahal dah ditunggu2, dirindu2 di sebelas bulan lainnya :'(
Akhirnya, hanya bisa berharap Allah akan mempertemukan dengan Ramadhan selanjutnya. Allahumma balighna Ramadhaana... Aamiin... :'(

Mari saling mendoakan, agar kita mampu beristiqomah dan melanggengkan bahkan meningkatkan amalan kita, ketakwaan kita, di bulan selanjutnya...
Taqobalallahu minna wa minkum... :')


3 komentar:

Anonim mengatakan...

siiippppp... ajarin akko nulis c heheheheh

Pengelana Boemi mengatakan...

hhehe...
nulis si gk perlu diajarin...
yang penting nekat :D

Mustofa Abi Hamid mengatakan...

ant pnya hobi nulis ya??
blog ant bagus..

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

So??
Apa pendapat Anda?

 

FEEDJIT Live Traffic Feed

{Hanyfa} is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com