White Hole Kemungkinan Hadir di Alam Semesta
15 Amalan untuk Mendatangkan Malaikat di Bulan Ramadhan
Sambut Ramadhan Dengan Cinta
Keutamaan Bulan Sya’ban
Bersyukurlah Karena Engkau Wanita
Akhirnya, setelah mengalami kebuntuan, ana kembali juga menulis di sini. Terinspirasi dari pemikiran ana yang kadang nyeleneh bin aneh, tentang takdir yang Allah anugerahkan kepada ana, menjadi seorang perempuan alias wanita. Kadang ana berfikir, betapa bebas dan mudahnya para lelaki mengeksplor diri. Betapa enaknya jika bisa berbuat "seenaknya" seperti lelaki. Mo' nyanyi or nasyid-an di muka umum boleh, mo' gantung-gantungan di atas pohon atau di angkot boleh, mo' naik genteng boleh, mo' ngapain aja boleh, lha perempuan? Mesti njaga izzah ama iffahnya lw dah di luar rumah(walaupun di dalem rumah juga mesti di jaga). Etika dan tatakramanya harus bener-bener di perhatiin. Dan nggak bisa berbuat seperti laki-laki yang bisa lues dan bebas mengeksplore segala bakat dan potensi yang dimiliki...
Relativitas: Bukti Lain Keajaiban Al-Qur'an
Masihkah Kau Mengingat Rasulmu?
‘Ala thoha Rasulillah…
Sholatullah salamullah…
‘Ala yasin habibillah…
Allahummasholli ‘ala Muhammad, suara anak-anak kecil menggema di rumah ana. Wah, ada apa nih? Rame banget. Ternyata mereka sedang berlatih shalawatan untuk memperingati Maulid Nabi besok. Hmm… seneng rasanya generasi muda berusaha mengingat dan bershalawat kepada Nabinya, andai Maulidan itu tiap hari, pasti setiap hari pulalah semua orang mengingat Rasulnya.
Miris rasanya melihat kondisi generasi muda zaman sekarang, jarang dan bahkan mungkin bisa dihitung dengan jari, mereka yang selalu mengingat Rasulnya. Shalawat pun mungkin hanya ketika shalat saja. Bahkan mungkin ada yang tidak pernah sama sekali bershalawat, memuji Rasulullah SAW. Padahal Allah aja bershalawat kepada beliau, masa’ sih kita yang hanya sebagai manusia malah sombong dan nggak mau memberikan shalawat kepada Nabi kita? Allah bersabda,
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi…
(QS. Al Ahzab:56)
Just, Forgive! Can You?
Assalamu’alaikum kawan semuanya…
Apa perasaan antum semua ketika ada seseorang yang menyakiti atau membuat kesalahan kepada antum? Marahkah? Benci? Atau bahkan dendam saking beratnya kesalahan yang ia buat? Atau justru antum semua mampu langsung memaafkan kesalahan orang tersebut? Jika memaafkan yang antum pilih, itu menandakan antum adalah orang yang hebat dan mulia. Iya tha? Iya dong… ![]()
Allah berfirman dalam QS. Al A’raf ayat 199,
“Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.”
Dalam ayat lain pun Allah juga berfirman, "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)
Sikap memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain adalah sikap yang luar biasa. Sulit sekali lho, untuk bisa memaafkan orang lain dengan cepat, pasti butuh waktu yang lama untuk memulihkan keadaan dan emosi kita seperti semula. Bener nggak? Kebayang kan, ketika ada teman kita, atau saudara kita yang membuat kesalahan kepada kita? Kita semua pun pasti pernah merasakan kekesalan yang luar biasa ketika adik atau kakak kita merusakkan barang yang amat kita sayangi? Huh!! Pasti menjengkelkan, dan bisa jadi kita marah berhari-hari, atau bahkan berminggu-minggu karena kesal kepadanya.
Itu baru hal kecil kawan, barang masih bisa diganti, masih bisa dicari lagi. Namun bagaimana jika yang “dirusak” adalah orang yang kita sayangi?
Lanjutin bacanya ya...Tsa'labah Bin Abdurrahman Dan Ketakutannya Akan Dosa
Seorang pemuda dari kaum Anshar yang bernama Tsa'labah bin Abdurrahman telah masuk Islam. Dia sangat setia melayani Rasulullah SAW. Suatu ketika Rasulullah SAW mengutusnya untuk suatu keperluan.
Dalam perjalanannya dia melalui rumah salah seorang dari Anshar, maka terlihat dirinya seorang wanita Anshar yang sedang mandi. Dia takut akan turun wahyu kepada Rasulullah SAW menyangkut perbuatannya itu. Maka dia pun pergi kabur. Dia menuju ke sebuah gunung yang berada di antara Mekkah dan Madinah dan terus mendakinya.
Selama empat puluh hari Rasulullah SAW kehilangan dia. Lalu Jibril AS turun kepada Nabi SAW dan berkata, "Wahai Muhammad! Sesungguhnya Tuhanmu menyampaikan salam buatmu dan berfirman kepadamu, "Sesungguhnya seorang laki-laki dari umatmu berada di gunung ini sedang memohon perlindungan kepada-Ku.""
Lanjutin bacanya ya...Menjadi Orang-orang Aneh
Mengapa Hati Membatu
Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya Bada’i al-Fawa’id [3/743], “Tatkala mata telah mengalami kekeringan disebabkan tidak pernah menangis karena takut kepada Allah ta’ala, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya keringnya mata itu adalah bersumber dari kerasnya hati. Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.”Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar terlindung dari hati yang tidak khusyu’, sebagaimana terdapat dalam hadits, “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.” (HR. Muslim [2722]).
Abu Sulaiman ad-Darani rahimahullah mengatakan [al-Bidayah wa an-Nihayah, 10/256], “Segala sesuatu memiliki ciri, sedangkan ciri orang yang dibiarkan binasa adalah tidak bisa menangis karena takut kepada Allah.”
Di antara sebab kerasnya hati adalah :
Lanjutin bacanya ya...
Aktifis Salah Cinta
101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab
101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab
1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan
kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya.
5. Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. Bukan karena gaya-gayaan.
11. Bukan karena mengikut trend.
12. Bukan karena berlagak sok suci.
13. Lebih baik sok suci dari pada sok zholim ^_^ .
Cinta Itu Datang Bersama Ramadhan
Ramadhan.
Ah, betapa bertumpah ruahnya bahagia ini jika ingat akan bertemu kembali dengan Ramadhan. Hati berbunga-bunga, tak sabar untuk bertemu dengannya. Rasa rindu yang membuncah dalam diri, tak terasa akan terobati beberapa waktu lagi. Betapa luar biasanya rasa ini, rasa cinta kepada Allahu rabbul izzati yang menumpuk membuat keindahan Ramadhan tak mampu terungkap dengan kata dan lisan yang terbatas ini.
Berfikir tentang datangnya ramadhan bagaikan berfikir tentang seorang kekasih yang berada jauh disana dan berniat untuk datang berkunjung menemui kita setelah lama tidak berjumpa.
Menunggunya menumbuhkan kerinduan yang luar biasa dalam dan menumpuk membuat fikiran ini tak tenang sangking kangennya. Semakin dekat hari itu datang, semakin tak karuan rasa yang hadir dalam hati.
Bertemu dengannya membahagiakan jiwa serta kalbu dan membuat hati ini tersipu malu.
Berjalan bersamanya menimbulkan kebahagiaan dan rasa berbunga-bunga dalam jiwa.
Bersenda gurau dengannya membuat hati semakin tresno kepadanya dan ingin selalu berlama-lama dengan dirinya.
Mengenalnya lebih jauh membuat decak kagum yang luar biasa karena begitu luarbiasanya kemuliaan yang ia punya.
Menikmati malam berdua dengannya semakin menambahkan rasa cinta di hati dan fikiran kita kepada Allahu Rabbul Izzati.
Berfikir untuk berpisah dengannya membuat sedih diri yang beriman, terasa begitu berat dan sulit untuk berpisah dan selalu berharap untuk bisa bertemu kembali di tahun selanjutnya.
Ramadhan adalah hadiah terindah sebagai bukti cinta yang luar biasa dari sang Maha Pencinta, Kekasih terindah, Allah Azza wa Jalla. Berjuta ampunan, berjuta maaf ia bukakan untuk para hambanya yang amat ia cinta. Milyaran kebaikan, berkah, dan pahala ia berikan untuk para beriman yang mengharap rahmat dari-Nya. Ia turunkan para malaikat untuk mendoakan mereka-mereka yang berpuasa, Ia kunjungi hambaNya yang beriman dengan keberkahan dan keridhoannya. Ia kabulkan doa para muslimin dan muslimat di Ramadhan ini, memberikan seluruh cintanya dengan Lailatul Qadr tertumpah pada akhir malamnya. Subhanallah… It’s Allah’s Love.
Rahasia Puasa
Disinilah letak pentingnya bagi kita untuk membuka tabir rahasia puasa sebagai salah satu bagian terpenting dari ibadah Ramadhan.
Dr. Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Al Ibadah Fil Islam mengungkapkan ada lima rahasia puasa yang bisa kita buka untuk selanjutnya bisa kita rasakan kenikmatannya dalam ibadah Ramadhan.
Fisika di Balik Keindahan Bulu Merak
Tak seorang pun yang memandang corak bulu merak kuasa menyembunyikan kekaguman atas keindahannya. Satu di antara penelitian terkini yang dilakukan para ilmuwan telah mengungkap keberadaan rancangan mengejutkan yang mendasari pola-pola ini.Para ilmuwan Cina telah menemukan mekanisme rumit dari rambut-rambut teramat kecil pada bulu merak yang menyaring dan memantulkan cahaya dengan aneka panjang gelombang. Menurut pengkajian yang dilakukan oleh fisikawan dari Universitas Fudan, Jian Zi, dan rekan-rekannya, dan diterbitkan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, warna-warna cerah bulu tersebut bukanlah dihasilkan oleh molekul pemberi warna atau pigmen, akan tetapi oleh struktur dua dimensi berukuran teramat kecil yang menyerupai kristal.
Pelajarilah... Inilah Tanda Kebesaran Allah
Walaupun pertamanya ana agak nggak ngerti sama kata-katanya yang sangat ilmiah dan tinggi, tapi setelah baca artikel-artikel dari harun Yahya, ana jadi merinding. KeMaha Indahan dan ke Maha Besaran Allah memang tak bisa dipungkiri lagi.
Luar Biasa! Perfect! Subhanallah… berkali-kali kata-kata itu terucap tulus dari hati ana. Subhanallah…
Memang sudah sering kita melihat segala macam keindahan yang Allah buat. Dari alam, hewan, tumbuhan, dan segala yang ada dibumi dan di langit. Sering kita ucap “Subhanallah”, sering kita ternganga-nganga melihat indahnya ciptaanNya, tapi terkadang, hal itu hanya sebatas pandangan mata kita saja. Kita jarang mempelajarinya, sulit untuk lebih mentadaburinya. Akibatnya, setelah hilang dari mata kita keindahan tersebut, terkikis pulalah rasa takjub tadi, menghilang sedikit demi sedikit. Padahal jika saja kita mau mengetahui lebih dalam dan lebih detail lagi, ana yakin, akan bertambah rasa takjub kita, akan bertambah iman kita, akan lebih yakin lagi kita terhadap tanda-tanda kekuasaanNya. Dan semua bukti itu tak bisa dipungkiri lagi oleh siapapun.
Cinta Rabiah
Mabuk Cinta Kepada Allah
Berkata Nabi Isa a.s, "Wahai saudaraku, kamu tidak akan terdaya untuk seberat Jarrah itu."
Berkata pemuda itu lagi, "Wahai Isa a.s, kalau aku tidak terdaya untuk satu Jarrah, maka kamu mintalah untukku setengah berat Jarrah."
Oleh kerana keinginan pemuda itu untuk mendapatkan kecintaannya kepada Allah, maka Nabi Isa a.s pun berdoa, "Ya Tuhanku, berikanlah dia setengah berat Jarrah cintanya kepada-Mu." Setelah Nabi Isa a.s berdoa maka beliau pun berlalu dari situ.
Pahlawan Neraka
Di sana Nabi Muhammad S.A.W dan para sahabat telah berkumpul membincangkan tentang pertempuran yang telah berlaku itu. Peristiwa yang baru mereka alami itu masih terbayang-bayang di ruang mata. Dalam perbincangan itu, mereka begitu kagum dengan salah seorang dari sahabat mereka iaitu, Qotzman. Semasa bertempur dengan musuh, dia kelihatan seperti seekor singa yang lapar membaham mangsanya. Dengan keberaniannya itu, dia telah menjadi buah mulut ketika itu.
"Tidak seorang pun di antara kita yang dapat menandingi kehebatan Qotzman," kata salah seorang sahabat.
Mendengar perkataan itu, Rasulullah pun menjawab, "Sebenarnya dia itu adalah golongan penduduk neraka."
Para sahabat menjadi heran mendengar jawapan Rasulullah itu. Bagaimana seorang yang telah berjuang dengan begitu gagah menegakkan Islam boleh masuk dalam neraka. Para sahabat berpandangan antara satu sama lain apabila mendengar jawapan Rasulullah itu.











